Monday, 13 May 2013

Miskin Boleh, Sukses Harus




Dibalik sosoknya yang gaul dan murah senyum  ternyata M.Rikza Chamami (33) memiliki masa kecil yang cukup getir. Lahir di perkampungan Home Industri Sandal di desa Krandon kecamatan Kota kabupaten Kudus menempa Rikza menjadi pribadi yang kuat sejak kecil.

Rikza yang lahir dengan nama Muhammad Rikza sejak kecil berada di lingkungan yang masih memegang teguh prinsip tradisi Jawa. Imbasnya, Rikza yang memiliki weton yang sama dengan ibunya harus “dibuang”. Akhirnya Rikza kecil pun diasuh oleh simbahnya, Saudah. “Katanya sih biar gak bertengkar terus dengan ibu”. Tutur pria yang berweton kamis kliwon.

Namun hal itu tidak berpengaruh besar kehidupan Rikza, toh sehari-hari ia masih bisa berkumpul bersama ibunya. Sama seperti kebanyakan anak kecil, Rikza pun gemar bermain. Permainan yang sering ia mainkan adalah permainan tradisional seperti gobag sodor, benthik, setinan, dll. Yang membedakan Rikza kecil dengan anak lainnya adalah kecintaannya pada ilmu. Sejak kecil Rikza sudah semangat mencari ilmu seperti mengaji dan menghadiri beberapa pengajian. Rikza juga sudah sering diajak sowan ke kyai-kyai dan ziaroh.