Tuesday, 23 July 2013

Creative Charity



Pernah ngalamin satu hari yang peling menyenagkan dalam hidup kalian gak? Pasti pernah lah. Masa iya ga pernah. Minimal ulangtahun lah. Gak pernah ulang tahun? mm mungkin kalian satu spesies sama kera sakti, lahir dari batu. tunggu ane jd ngersa aneh, masa iya batu ngelahirin, udah gitu hasilnya kera lagi. Missal batu itu habis dikawinin sama kera -tentunya sebelumnya akad nikah dulu- mau penetrasinya lewat mana. Terus kalau Sun Go Kong -si kera sakti itu- ditanyain temennya pas ngambil rapot “mana orangtua lo?” dia bakalan bilang “gue terlahir dari batu”. batu kan banyak.. bisa njamin gak ketuker sama batu yang lain.

ini kenapa jadi ngebahas kera sakti dan keluarganya. Udah ah.

sebenernya ane mau ngebahas soal hari paling menyenangkan dalam hidup ane. Banyak sih ada kategori ulang tahun. yaitu ulangtahun ane, ualng tahun kakak ane, ulang tahun ibu ane, bapak ane, tetangga, sodara jauh. Kategori acara ceremonial. Yaitu pas lulusan Madrasah Diniah (sekolah arab), SD, SMP, dan pasti yang paling meyenagkan lulusan SMA.

Eh eh mbahasnya malah melebar banget.

Kali ini ane akan membahas hari paling menyenangkan dalam hidup ane kategori ketemu orang terkenal. Sering ane ketemu orang terkenal tapi cuman ditipi. Pernah ding ketemu langsung, pas seminar2 yang diadain sama kampus. Tapi Cuma sebatas liat mukanya doang. Beberapa bulan yang lalu SBY ke Tegal. Ane ketemu lho..ketemu mobilnya lebih tepatnya, pas melintas. Dan ane berhasil dadah-dadah…sama mobilnya.

Ketemu disini berarti ketemu secara langsung, ngeliyat wajahnya langsung, ngobrol langsung, minta tanda tangan, dan poto bareng tentu. Alhamdulillah Allah memberi satu kesempatan itu dalam hidup ane. Kejadiannya pas hari rebo kemarin. Pas tanggal 17 juli 2013. Dan orang yang beruntung ketemu ane adalah….tunggu kayaknya kebalik. Orang terkenal gak beruntung ketemu ama cacing kena lordosis kaya ane adalah… Alitt Susanto.

Kalian gak kenal Alitt Susanto? Sumpe lo sumpe lo sumpe lo?

Dia penulis man! sekaligus pemilik akun @shitlicious. Masih belum tahu akun @shitlicious? Haduh pukpuk deh buat kamu. Tingkat gaul lo menurun drastis bahkan melebihi Pitekantropus lagiereksi Erectus.

Oke deh ane perjelas. Alitt Susanto adalah Penulis buku SHITLICIOUS dan SKRIPSHIT. Dia mengaku sebagai mahasiswa abadi, padahal mah gak ada yang abadi didunia ini. maka dari itu dia merubah dari mahasiswa abadi menjadi…mahasiswa paling lama (mapala). *sama aja ya perasaan*

Ada pepatah mengatakan “jangan liat orang dari penampilannya tapi liatlah isi dompetnya.”
Begitu juga jika menilai mas Alitt meskipun berstatus mapala, dompetnya tebel, tebel sama kartu mahasiswa, kartu perpus, kartu parkir, ATM, sama catetan utang.

Jadi rebo kemarin mas Alitt main ke semarang demi mengemban bayi kadal misi suci. Bukan, bukan  mengambil kitab suci di barat. Jadi dia datang dalam acara #CreativeCharity.

#CreativeCharity? Acara apa tuh?

#CreativeCharity adalah acara amal dan pengumpulan dana yang dibuat oleh mas Alitt sendiri dengan konsep workshop. jadi konsepnya dia mau keliling jawa dan ngadain semacam seminar kepenulisan gitu tanpa dibayar. Iya tanpa dibayar. Pesertanya cukup nyumbang seikhlasnya. Tempat seminarya pun gak harus elitt. Yang penting nyaman. Nah sumbangan seikhlasnya dari para pesertaa ini nantinya bakalan disumbangin ke panti asuhan dan panti-panti yang lain.
Panti pijat termasuk dong? Wah gak tau tuh. Selengkapnya baca aja ini http://www.shitlicious.com/2013/07/creative-charity.html

Dari lubuk kuping ane yang paling dalam, ane salut bingitt sama mas Alitt. Diluar sana banyak penulis yang ogah ngelakuin hal ini, keliling jawa dengan mobil dan akomodasi sendiri. mereka lebih memilih mengisi ramadhan dengan dirumah dan nulis-nulis aja. Ini mas Alitt malah keliling jawa, nyetir sendiri, ngadain acara amal, plus bagi2 ilmu gratis.

Dibalik tampangnya yang agak gak simetris dengan lubang hidung sebesar knalpot RC212V, dia punya hati sebaik Bundadari. Lagi ini membuktikan janganlah menilai orang hanya dari tampangnya.
apa yang dilakukan mas Alitt ini langsung action, dan tanpa banyak berkoar-koar. Mungkin jiwa demo mahasiswanya sudah hilang.

Alhamdulillah ane berkesempatan untuk ikut berpartisipasi acaranya mas Alitt. Tepatnya pas di kota Semarang. Setelah daftar via email akhirnya ane terpilih menjadi peserta acaranya. Katanya sih mention yang masuk panitianya ratusan.

Hari H datang. Momen itupun hadir juga. Setelah menunggu beberapa menit diruangan kelas. Tepat pukul 13 lebih lumayan sedikit. Mas Alitt pun menampakkan sosok aslinya. Sosok yang selama ini hanya aku liat di twitter dan di blog. Dia pake kaos merah, bertopi merah dan bercelana jin. dia masuk sembari lompat2 kecil. Sumpah ini beneran, pas mas Alitt masuk kan bawa tas punggung, nah dia jalan gaya loncat-loncat kecil ala anak SD mau berangkat sekolah, tapi lebih mirip Dora ditaruhin batu es di pantatnya, sehingga tas punggungnya secara konstan bertabrakan dengan punggungnya sendiri.

Dan kata yang pertama keluar dari mulutnya adalah “panitiannya pelit ya gak ngasih es teh”.
-_-
“Meskipun puasa harus tetep minum vitamin kalau siang hari.”
-_______________-

Ternyata mas Alitt gak sendirian. Dia ditemani 2 orang. Yang pertama mas Doy -@catatansiDoy- (ane lupa nama aslinya) penulis buku “kafe cinta”. Satunya lagi mbak Iwid (@widya_oktavia) editor dari Bukune, penulis juga. Sugoiii tiga orang terkenal, yang namanya udah cetar membahana menembus ketatnya celana cewek kampus sekarang ada di depan ane persis. Ya gak persis sih, kehalangan meja aja. FYI saat itu ane duduk paling depan. Iya paling depan.. kalau kuliah seumur-umur gak pernah duduk depan. Dan mereka rela gak dibayar dan bagi2 ilmu secara gratis. Demi acara amal.. mantaff gatuh.
kiri-kanan: mas Doy, mbak Iwid, mas Alitt

Yang ngisi pertama adalah mas Doy. Materinya menulis fiksi. Jujur aja ane sempet speechless sama mas Doy. Dengan wajah sangar dan dandanan kaya Dept Colector, siapa sangka dia adalah penulis romance. Iya romance, Genre yang banyak berisi memuja-cinta dan kata-kata mutiara, serta tulisan indah. Untuk kesekian kalinya ane mendapat pelajaran jangan menilai orang hanya dari penampilannya.
mas doy lagi ngisi materi

Mas Doy menyampaikan jenis-jenis genre fiksi. Ada misteri, horror, thriller/suspend, romance, fiction, fantasi, dan fabel. Mas Doy juga menjelaskan unsure-unsur dalam prosa dan cara membuat outline. Cara membuat outline yaitu: menentukan genre dan topic tulisan. Menentukan premis, menentukan alur dan plot cerita, observasi (bila perlu), karakter tokoh, awal cerita, menentykan ending dengan beberapa alternative, pengembangan bab, dan yang terakhir menulislah.
Pesan mas Doy:
"karangan yang baik adalah karangan yang mempunyai karakter yang kuat." *apakah sekuat hulk? entahlah

Selanjutnya giliran mas Alitt tampil bawain materi nulis asyik. Sebelum ngasih materi dia Standup Comedy dulu. Saik gak tuh. Lucu abis. Dari openmic itu ane tau kalau mas Alitt adalah preman syariah. Dia preman tapi tetep menjunjung tinggi nilai-nilai syariah, berbuat baik pada orang tua, dan rajin menabung. Dan dia bercita-cita mau bikin girlband syariah..namanya MTQ48. Lagunya juga syariah “Alif batasa Alif batasa Aif batasa.. tajwiiid rotation…” hahaha
lagi kena ambeyen, makanya jalannya gitu
Beberapa hal yg ane catet dari mas Alitt:
Preparation: who are you (suka galau/suka menghibur/suka bertanya-tanya,misalnya Tanya ke satpam).
Be honest. Kita harus menuliskan apa yang membuat kita nyaman. Jangan memaksa, karena belakangan ini sedang muncul penyakit raditisme, yaitu tulisan yang ke radit-raditan. Banyak juga tulisan yang ke poconggg-pocongggan. Dan banyak juga tulisan yang ke alit-alittan, nama wabah ini disebut Alitititisme. Kemudian tulisan yang baik adaah tulisan yang ada emotionalnya. Bisa Berawal dari keresahan, ketakutan, ataupun kemarahan.
Tulisan komedi bukanlah tulisan yang berfokus pada menceritakan hal lucu, tetapi menceritakan dari sudut pandang yang nyleneh (Alitt Susanto: 2013)
penulis komedi adalah analisa yang tekun.

Kemudian mas Alitt juga menjelaskan teknik hook (bukan pukulan tinju ya apalagi incredible Hook-hook disini berarti teknik membuka), dan delivery. Nah delivery ini penting karena membuat pembaca masuk ke imajinasi penulis. Alitt juga menjelaskan teknik telling dan showing. Telling itu menceritkan secra langsung, sedangkan showing mempunyai arti show the condition of something with detail explanation. Ane gak tau artinya apa, ane hanya menuliskan apa yang ada dibuku ane.
Nah gara-gara ini para peserta juga dikasih tugas mendeskripsikan kamar masing-masing menggunakan teknik showing. Ini tugas ane. kamarku

Dan yang terakhir adalah mbak Iwid. Editor dari Bukune ini ngasih tips-tips gimana caranya naskah bisa diterima penerbit.
jangn perhatikan lingkaran merah. mba iwid lagi ngasih materi.

Beberapa tips menembus penerbit yang ane catet adalah
  • Pahami genre tulisanmu
  • Riset berbagai penerbit.
  • Pahami karakter penerbit. Jangan sampai ngirim naskah komedi ke penerbit tiga serangkai
  • Kenali “saingan” bukumu.
  • Pelajari tren yang sedang berkembang.
Kurang lebih 3 jam acara berlangsung, dan selama itu ane bolak balik berusaha menahan kentut ane keluar. Sebenernya ane mau nerapin tips kentut di depan umum ala bang alitt, tapi mengingat ane udah ga boker selama berabad-abad, dikhawatirkan baunya akan muncul dan mengalahkan aroma surge yang tercipta dari mulut para peserta bahkan bisa membunuh semua yang ada diruangan itu. karena gak mau spesies kaya mas Alitt punah, dan ane gak mau dituntut kasus pembunuhan. Ane terpaksa menahan kentut yang terus-menerus ingin keluar dari sarangnya.
Setelah acara berakhir mas Alitt, mas Doy dan mbak Iwid tampak berkemas merapikan peralatan mereka. Nah melihat celah itu ane lompat dari temat duduk langsung ke tempat mas Alitt nungging karena lagi masukan leptopnya ke tas. Untung remnya pakem jadi gak kebablasan. Kalau kebablasan bisa-bisa ahsudahlah…

“mas boleh minta tandatangannya?’ gue gemeteran asli.
“oh boleh banget”.
Langsung ku sodorkan pulpen dan Skripshit tepat didepan wajahnya.
“tomi azami..hmmm.”
“namane kok gak koyo wonge yo mas?” Tanya ane setelah Membaca kekaguman mas Alitt terhadap nama ane
Mas Alitt tertawa lepas selepas bola salju sambil mengeluarkan aroma surge dari mulutnya.
“tak tulisin I love yu ya”. Kata mas Alitt dengan nada suara yang …ah sudahlah
*keselek proyektor*

tuh ada "i love you" nya
Abis minta tanda tangan. Langsung foto dong.
agak bureng, padahal mas Alitt udah jinjit :p

poto lagi, tapi kaya duo iklan odol

Ane juga minta tandatangan sama mas Doy, sembari ngobrol soal ngapak. Dia tau kalau aku spesies ngapak padahal ane gak ngasih tahu. Mungkin mas doy punya ilmu supranatural. Gue jadi takut dia sebenarnya tahu kalau ane pake sempak warna ijo tapi dia diem aja.
Karena gue ngapak jadi ya pesan yang ditulis mas Doy juga ngapak
buku ini dikasih sama Alitt. ada tulisannya "ciptakan sejarahmu sendiri dengan menulis". kurang baik apalagi coba
tulisannya mas Doy:
To Tomi: "lingguh telung jam, kemeng silitek!"
"semangatlah dalam menulis!"
 artinya:
To Tomi: "wajahmu ganteng banget, aku iri!"
"semangatlah dalam menulis!"
Kalau sama mba Iwid aku gak sempet minta foto sama tandatangan. Soalnya dia lagi sibuk ngobrol sama seorang ibu pake kostum PGRI. FYI salah satu peserta adalah ibu-ibu nemenin anaknya, dia guru. Terlihat dari pakaiannya. Dan dia curhat sama mbak Iwid masalah penerbit Indie. Jadi aku gak ngobrol sama mbak Iwid.. huaaa nyesel.
Setelah itu semua, ane sempet foto bareng komunitas Standup Comedy Semarang (@standupindoSMG). Tapi potonya gak tau ada dimana.
Terimakasih banyak saya ucapkan sama Bem IKIP PGRI, mas Edotz, sama mas @gondronggg. Sama anak-anak standup Comedy Semarang yang udah pundak-mempundak alias bahu-membahu buat nyelenggarain acara ini. sukses buat kalian semuahh.
Big thanks juga buat mas @shitlicious, mas @catatansiDoy, dan mba @widya_oktavia sudah berbagi ilmu.  Ane yakin kalian semua dapet pahalah yang gede banget dan masuk surge aamiin. Semoga ini termasuk Sedekah jariyah yang gede banget, yang pahalanya terus ngalir sampai kapanpun..sukses terus buat kalian. Kapan-kapan main Semarang lagi yaaa kakak kakak..

2 comments:

  1. hahaha baru baca postingan yang ini, setelah sekian lama :D

    ReplyDelete
  2. Woh, asyik ya, Tom. Dapet buku gratis juga. Hehehe.
    Mas Alitt orangnya welcome banget. Baiklah pokoknya!
    Iya, dulu gue sempet kena virus gaya Radit sama Alit. Kalo sekarang nggak tau deh.

    Oh, ini pas masih zaman Skripshit, yak.
    Gue juga dapet tanda tangan sama i <3 u. Entah kenapa, cowok pun ditulis love. Ada-ada aja. :D

    ReplyDelete

Tinggalin jejak yuk, Jangan jadi Silent Reader, biar bisa ngunjungin balik. Biar sama-sama ena, kaya permen jagoan neon, ena