Monday, 25 August 2014

Ospek gak lagi Menakutkan kalau Konsepnya Cihuy




"Besok gue ospek nih, takut."
"Gue takut ospek soalnya nanti dikerjain habis2an sama senior."
"Gue takut ospek soalnya nanti dikira orang gila pas pake aksesoris yang aneh-aneh."
"Gue takut ospek soalnya terlihat bodoh dihadapan gebetan." (yakali baru masuk udah ada gebetan)

Wajar sih banyak yang takut pas ospek. Dulu jaman gue muda, gue juga takut pas mau ospek. Berita-berita mengerikan tentang ospek banyak muncul dimana-mana. Kekerasan, perpeloncoan, sampai ada maba (mahasiswa baru) meninggal pas ospek. Yang melegenda adalah kasus kekerasan di STPDN yang menewaskan Praja STPDN, Wahyu Hidayat pada tahun 2003. Tahun segitu gue masih sibuk ngejar layangan. Tahun kemarin yang ngehits adalah kasus meninggalnya maba ITN Malang. (beritanya) Kasus terakhir, hampir sama sih ada anak SMA di Jakarta ninggal pas pelantikan pecinta alam. (beritanya)


Berita negatif tentang ospek yang banyak kaya daki kalau seminggu gak mandi membuat mental beberapa maba agak ciut ngadepin ospek. Gak semua sih yang emang bandel ya cuek aja.
Banyaknya berita gak enak tentang ospek memantik pertanyaan bagi gue. Tujuannya ospek apaan sih sebenarnya?

Tuesday, 19 August 2014

Hey, Veranda



Hey, Veranda
Melihatmu aku merasakan hal berbeda
Dibanding yang lain kamu terlihat istimewa
Ketika teman-teman sebaya hidup hura-hura
Kamu memilih berusaha mewujudkan mimpi agar tak hanya sekadar angan semata

Usahamu sangat berliku
Sayangnya gak semua orang tahu akan hal itu
Yang mereka tahu kamu masuk idol grup hanya bermodal wajah unyu
Seandainya mereka tahu bagaimana ketatnya latihanmu
Mereka pasti kaget dan tersipu


Kau menawarkan kerja keras dan semangat
Kadang aku juga kasihan melihat jadwalmu yang padat
Seolah kehilangan masa mudamu yang kata sebagian orang itu nikmat
Tapi raut wajah dan keluhan nampak tak terlihat

Entahlah, Jessie
Aku gak tahu apa yang sebenarnya kau rasakan dalam hati
Dalamnya laut bisa diukur, dalamnya hati siapa yang tahu, hanya kamu dan Penguasa hati


Ulang tahunmu yang ke 21, aku berdoa
Semoga kamu selalu sehat dan ceria
Anggun dan dewasa
Penuh guratan senyum simpel dimuka
Senyum malu-malu dengan pipi yang lumayan chubby dan binar indah di mata
Semoga terkabul segala impian dan cita-cita

Maaf aku belum bisa membuatmu terkesan
Dengan video dan photoshop level kahyangan
Gift-gift unik dan lucu pun belum bisa aku hadiahkan
Bukan karena apa-apa tapi karena keadaan
Bahwa aku hanya fans far yang jauh dari fx sudirman
Fans far luar kota hanya bisa memberi hal kecil lewat mention

Hey, Veranda
Teruslah menjadi pribadi teladan
Idola, inspirasi, pemberi motivasi dan pesan
Kalau kita semua punya masa depan selama kita mau memperjuangkan
Abaikan hujatan, jawablah dengan prestasi digenggaman
Gak usah khawatir, kamu gak sendirian
Aku, dan fans lain akan terus memberi doa, semangat, dan dukungan

Karena project video dan photoshop aku belum bisa cara buatnya
Aku hanya bisa membuat rima
Mencoba membuatmu terkesima
Namun apa daya
Ini hanya rangkaian tak bernada

Soal nada dan irama kamu ahlinya
Tapi soal sepak bola jangan ditanya, akulah orangnya
Maksudnya cuma beritanya
Bukan permainannya


Selamat menua lagi ditahun ini
Teruslah berkembang namun tetaplah seperti ini
Tetaplah menjadi dirimu sendiri, Jessica Veranda Tanumihardja


Saturday, 16 August 2014

Apakah Kita Udah Bener-bener Merdeka?




Seperti yang banyak ahli ngomong, jaman sekarang penjajahan bukan lagi fisik tapi aspek ekonomi dan pemikiran. Wajar aja pertanyaan diatas sering ditanyakan banyak orang. Gue gak pengin jawab pertanyaan diatas. Gue pengin ngajak kalian buat membayangkan sambil membaca fenomena. Bayangin aja men, dari kita bangun tidur sampe kita tidur lagi berapa banyak produk asing yang kita pakai.

Kita urutkan berdasarkan lagu yang ngehits jaman TK. 
Bangun tidur kuterus mandi tidak lupa menggosok gigi.
Bangun tidur kita minum Aqua. Itu kalau kebanyakan orang, kalau anak kos mah minumnya galon isi ulang harga 3000 perak.

Setelah itu mandi. Inipun udah dimasukin sama perusahaan asing. Sabun: Lifeboy, Nuvo, Give. Sampo: Clear, Pantene, Head and Shoulders, Sunsilk sampai Sunblock. Bagi cewek pembersih muka juga, kayak Pond, Biore, Clean and Clear. Pas gosok gigi juga, pake apa? betul Pepsodent. Kecuali bagi kamu yang masih pake bata dihalusin. Ya barangkali masih ada. Belum lagi kalau yang biasanya mandi sambil nyuci. Pake apa? Rinso.


See? Man, kamar mandi kita udah penuh sama produk asing. Mungkin yang lokal cuma gayung sama eek doang.

Wednesday, 6 August 2014

Cerita Cacing di Perut



Kali ini gue punya cerita. Cerita ini gue dapet dari bapak. Cerita mengenai kehidupan cacing-cacing di dalam perut kita dan mungkin melilit di leher kita (itu mah kalung). Setelah mendengar cerita ini gue baru tahu ternyata ini yang selama ini kehidupan cacing dalam perut itu begitu kompleks. Parahnya ini terjadi di setiap tubuh manusia.

Berhubung ini cerita mengenai cacing di perut manusia, bagi kalian yang merasa jijik mohon segera meninggalkan blog ini. Bagi kalian juga yang gampang sekali muntah, apalagi kalau nelen linggis, gue gak menyarankan kalian membaca cerita ini. Jika ada sesuatu hal yang terjadi pada kalian seperti mual, merinding, dan jakun naik turun secara cepat gue gak bertanggung jawab.

Oke kita mulai ceritanya. Supaya gampang, karena tokohnya cacing semua, maka tokoh utamanya namanya Caca. Biar mainsteam.
pict